PENANGGALAN

Rabu, 15 April 2026

#tipsnulisnovel.


#. Membangun Inspirasi. 
Yang namanya imajinasi itu bisa menembus batas ruang dan waktu. Kamu bebas menulis cerita dengan latar belakang 3000 tahun yang lalu, ataupun 1000 tahun yang akan datang di sebuah planet Dobolodon lengkap dengan latar kehidupan budaya primitifnya. Semuanya tergantung kecerdasan nalar berfikir dan   mendiskripsikan ceritanya. 

Tidak mungkin settingan zaman purba, tapi ada warteg, ayam goreng KFC, es krim dan tukang Ojeg. It's impossible! [Cicak buntung masuk kaleng! Cerita luh nggak nyambung, geng!] 

Tapi boleh saja. Kan hanya fiksi. Boleh halu tapi yang ilmiah. Pake riset lebih dulu biar kelihatan realistis dan keren. Memang rada susah membedakan apakah itu karya sejarah, fiksi atau itu legenda kisah nyata nenek moyang.

Jangan seperti film sinetron endonesial yang critanya serba kebetulan. Itu tidak logis alias halusinasi yang niatnya mau nge bego begoin jamaah! Bawalah selalu HP atau buku catatan kecil ke mana saja saat kamu melakukan perjalanan jauh. Gunanya untuk mencatat hal apa saja yang menurutmu itu penting dan menarik. Atau mencatat ide-ide baru yang muncul setiap saat untuk jadi bahan cerita. 

Catat garis besarnya saja agar  ide-ide tidak menghilang. Para penulis dan seniman hebat biasanya mencari inspirasi baru di dalam toilet, atau mabok, boker sambil ngrokok berjam-jam. Malah kadang ada yang sampai ketiduran. Jangan ditiru ya dek yah, jorok! WC itu kandang setan. Apalagi harus nyimeng narkoba duluan. Itu namanya nyari na’as dan calon penghuni bui. Mendingan nyari ide membaca buku, nonton berita sambil nongkrong di atas pohon atau rajin rajin scrolling medsos, tanya ide sama Ai. 

Bisa juga kamu mencatat semua bank memori dari otak jeniusmu. Campur dengan 1000 kebohongan baru yang bisa menyihir nalar sehingga bikin heboh dan viral. Akhirnya kamu bisa terkenal dan popular. Yuph, membuat sensasi itu perlu. Asal yang positif, tidak merugikan atau memfitnah orang lain. 

# Misalnya :
Tulis sebanyak banyaknya peristiwa paling istimewa yang pernah kamu lihat dan alami. Atau ingat ingatlah prestasimu yang pualing keren dan spetakuler. 
Coba tulis impianmu menjadi milyarder atau artis top. Gimana cara ngabisin duit semilyar sehari. Atau coba dengerin cerita nenek moyangmu pada zaman purba dulu hingga sekarang. Mereka sudah ngabisin beras berapa goni dan ayam kampung berapa kandang. Itu kedengerannya seru. 

Eh, kalean tahu nggak, Imajinasi dan inspirasi itu kalau dikorek-korek terus bisa bertambah seru. Kayak mata air, keluarnya bisa meluap-luap. Maka dalam menulis cerita perlu dibuat out linenya atau plot-plot twist hingga ke ending ceritanya supaya alur ceritanya tidak  lari kemana-mana. Jika kamu mengalami writing atau mental block yang merusak mood menulismu, kamu masih tetep bisa meneruskan plot jalan ceritanya. 

Contohnya akuh nech :
Dulu, ketika ada new comer super cute yang langsung menjadi target utama para kambing jantan iseng nyari sasaran sebagai koleksi atau cadangan. Kebetulan dia duduknya pas di depanku. IBu guru sengaja milihin dia di situ karena akuh tuch anak yang paling soleh sopan pinter dermawan anak orang kaya dan cakep banget. 
 
Dan akoh ituh asli pemalu, dijamin akan aman damai sentosa siapapun yang jadi tetangga. Seketika akoh nervous. Cuma berani membayangkan sambil melukis sketsa wajah cute si Markonah dengan menulis dalam buku pelajaran beginih : 
      “Hii nice, kamu cakep, parfummu asik, boleh nggak kalau akoh naksir kamuh. Sumpah, kamuh kueren bangeth!”  Udahan. Cuma nulis begitu tok!
      Ntah pigimana ceritanya, buku itu tiba tiba sudah nyampe ke tangannya. Mungkin si Bonie kribo gosong item teman sebangkuku yang sedikit sarap itu iseng melempar buku itu kepadanya. Ketika buku  dikembalikan, ternyata langsung dijawab lengkap dengan tanda hati memakai stabillo warna pink. “--yuph, ofcourse, why not?! ----- cheers! tapi nanti traktir akoh jajan es krim dan kawani pulang yach!----"

Anjiiiir!!! Jantungku seketika hancur berantakan bagai kena rudal balistik iran. Dengan wajah pucat pasi dan jantung berdegup kencang, nyaris pingsan. Dia noleh sebentar sambil tersenyum innocent. "Ough, thanks God. Akhirnya Engkau kirim juga bidadari sinting inih padakuh. Horayyy!-----" 

Mungkin dia dapat bocoran kalau akoh ini paling jago bahasa Arap [arap maklum!] Inggris dan suka melukis. Dengan wajah Childish, innocent dan paling pemalu suka bikin baper siswa cewek se sekolahan.

Sejak tragedi itu aku sakit sarapannya seminggu! Otakku error parah padahal sudah sering kali direstart berulang ulang dan diinstal ulang tapi masih juga error. 
Cumi-cumi, [curhat mini] yang iseng-iseng itu ternyata bisa menjadi benda keramat paling memabukkan se dunia selama tujuh hari tujuh malam. Ruhku melayang travelling ke dunia lain bersamanya. Anjiiir itu beneran  parah tapi sangat indah.

Cumi-cumi itu di kemudian hari berubah wujud jadi Supermi. [surat pacar mini] ter-absurd yang pernah kubuat untuknya tapi nggak pernah ter kirim, hanya kusimpan amat sangat rapi ditempat paling rahasia. Seminggu berikutnya supermi itu berkembang biak jadi Super semar. Surat pacar paling menghebohkan karena ibu guru tiba-tiba saja menyita membacanya di depan kelas. Seketika aku pucat nyaris mati pinsan. Alhamdulillah aman. Tapi seisi kelas justru heboh luar biasa. Eh dianya@ malah kegirangan bertepuk tangan. Anjiiiir!--

Berikutnya, secara diam-diam super semar berubah lagi menjadi Cermin. [Cerita mini]. Kawan-kawan dan guru bahasaku sekali lagi merespon dengan pujian setelah untuk kedua kalinya aku ketangkap basah lagi menulis khayalan sangat indah bersamanya. Lengkap dengan ilustrasi [halu] tingkat dewa dua remaja yang sedang dimabok cinta monyet. 

Masalah baru mulai bermunculan yaitu rival dengan sesama kambing jangan yang sama sama naksir dia. Aksi ancaman, ajakan untuk duel dan sabotase terjadi setiap hari. Warning dari kawan, guru hingga ortu dll. Berikutnya rivalitas merebak marak lagi bagai kertas koran terbakar. Cermin itu berubah jadi cerpen, lalu cerber. 

Di kemudian hari menjelma menjadi novel setelah di dalamnya masuk para figuran baik dan jahat, muncul drama rivalitas, konflik fisik seru, affair, penghianatan, persahabatan, skandal, bully dan sebagainya terjadi seperti dalam film-film drama. 

Itu drama terciptanya sebuah novel, judulnya 'Camar yang pulang' Rencana mau diangkat ke film. Ceritanya : Aku itu anak seorang Jendral AD culun dan cemen karena sejak kecil hidup sama kakek nenek. Tapi bisa berubah kayak monster kalo sudah marah. Kesekolah bawa pistol bawa pengawal, labrak! Gue anak jendral woy! Tapi semuanya bo'ong bo'ongan. Buruan baca! Sapa tau saat casting nanti kamu yang cocok menjadi pemeran utamanya. Pokoknya keren abiz dech!

Nah, dari hal sepele dan kejadian yang amat simpel kayak begitu bisa menjadi bahan cerita yang sangat puanjang dan melelahkan sekali nulisnya. Itu semua bisa terjadi karena ada pemicunya. Siapa  : Pertama si gadis yang so cute itu. Lalu ibu guru bahasaku dan kawan kawan jahil yang selalu mengapresiasi positif sekaligus menjadi kritikusnya. 

Mereka yang rajin memotivasi sekaligus provokator hingga membuat cadangan energi dan inspirasi untuk menulis tidak pernah habis. Jujur saja, aku harus ber terimakasih kepada mereka. Gara-gara mereka aku tersesat ke jalan sesat. Padahal dulunya aku ingin banget menjadi sopir truk trailer. Tapi nenek berharap aku menjadi ustazd. Sedang adikku memaksa untuk jadi pesulap profesional. Orang tua ingin aku menjadi diplomat ataupun politikus. Paman dan bibik maunya aku itu menjadi sodagar import export seperti Nabi Mohammad, ujung ujungnyah, semua gagal karena ruwet kebanyakan rencana. 🤣🤣🤣

Ini untuk tidak ditiru ya, kecuali yang sudah ahli dan profesional. Memang sich akhirnya aku menguasai semuanya. Seorang jurnalist itu dituntut untuk serba bisa. Menguasai segala hal layaknya kritikus, mafia, intelijen, dosen, pak propesor, penipu, penyusup, pak ustazd, dukun, provokator, kuli bangunan, tukang copet dan tukang sulap.

Ini ada contoh karangan yang bagus dari Dan Sutton, siswa SD 8 tahun dalam tugas PR mengarangnya yang saya kutip dari buku Chiken soup for the soul. Tulisannya beginih :

       Salah satu pekerjaan utama Tuhan adalah membuat manusia. Tapi ia sengaja membuat untuk menggantikan manusia yang sudah mati supaya ada cukup manusia untuk mengurusi hal-hal yang ada di atas dibumi. Dia tidak membuat manusia dewasa, hanya bayi. Saya kira bayi itu lebih kecil dan lebih mudah untuk dibuat. Dia juga berfikir untuk tidak usah menghabiskan waktunya yang sangat berharga untuk mengajari cara bayi berjalan dan berbicara. Dia bisa menyerahkan tugas itu kepada ibu dan bapaknya. Kupikir hal itu bisa berjalan dengan baik. 
       Pekerjaan Tuhan ke dua yang penting lainnya adalah mendengarkan do’a. Setiap hari ada begitu banyak do’a yang diucapkan karena ada orang seperti pendeta dan semacamnya. Juga saya sebelum tidur. Doa kakek dan nenekku tiap kali mau makan. Kecuali jika makan kue. Karena itu Tuhan tidak punya waktu yang banyak untuk mendengarkan radio atau nonton televisi. 
       Karena Tuhan bisa mendengarkan semuanya, pasti ribut sekali suara ditelinganya kecuali kalau Dia tau bagaimana cara untuk mengecilkan suara-suara itu. Tuhan melihat dan mendengar semuanya dan dia suka ada disegala tempat, sehingga kadang itu bisa membuatnya sangat sibuk. 
       Jadi kamu jangan menghambur hamburkan waktunya untuk minta hal-hal yang tidak penting atau melangkahi ke dua orang tuamu dengan meminta sesuatu yang mereka bilang tidak akan membelikan nya untukmu. Kurasa itu tidak mungkin akan berhasil. Saranku, sebaiknya kamu nurut saja. Lain kali kalau mereka punya uang pasti dibelikan. 

Begitulah cara Dan Sutton kecil menulis dalam PR mengarangnya tentang siapa Tuhan dengan begitu apik, amat lugu, sederhana, runtut dan lengkap sekali menurut pengetahuannya. Originalitas cerita itu yang mempunyai nilai berbeda dan terasa unik. Sekarang giliranmu untuk mencoba. 

Bisa itu tentang gurumu yang punya anak cakep tapi killer. Dikantin sekolah kamu makan gorengan lima tapi ngakunya cuma dua. Nyolong mangga pak Rt atau kenakalan terbrutal yang pernah kalian lakukan bersama sama. Jadikan aktivitas nulis itu sesuatu yang menyenangkan seperti halnya pengakuan dosa. 

Sebelnya paling kita sering kena omel sama emak dan nenek karena terlalu asyik menulis sampai lupa waktu. Kadang suka lupa makan minum dan mandi seharian. Ngerem nggak kluar-kluar dari dalam kamar. Kepala jadi kliyengan kelamaan melototi layar komputer. Seisi kamar brantakan kayak ada gempa bumi. Tapi daripada keluyuran nyari musuh atau main game bodoh yang nggak jelas, mendingan nulis. Karena untuk bisa lancar menulis kita harus rajin nyari bahan. Ilmu itu adanya dari guru dan juga buku. Kita harus membaca banyak buku. 

Kalau akoh mendingan pergi kelaut, bawa pancing, kacamata hitam, jajanan, minuman, hp, head phone dan teropong. Kalau ada ide, ditulis dengan hp. Paling apesnya kalau lupa bawa power bank.