PENANGGALAN

Jumat, 08 Mei 2026

#3pick.

Dalam keadaan sakit keras, Rasulullah naik ke atas mimbar dan berkata, "Sesungguhnya aku akan segera pergi menemui Allah SWT. Barang siapa yg memiliki utang kepadaku, mari kita selesaikan, aku tidak mau menemui Allah dalam keadaan berhutang kepada Allah". 
Tidak ada satupun, sahabat yg menjawab. Karena memang Rasulullah tidak pernah memiliki hutang. Karena senyap, Rasulullah mengulang bertanya hingga 3 kali. 
Dalam keadaan hening, mendadak berdiri seorang sahabat, dialah Ukasyah, mantan preman sebelum mengenal Islam. Dia berkata: 
"Dulu, waktu perang Uhud, saat engkau menunggangi kuda, cambukan yg kau layangkan, mengenai bagian dadaku. Seandainya ini adalah hutang, maka aku memintamu untuk selesaikan". 
Rasulullah menjawab, "sungguh itu adalah hutang. Jika dulu aku mencambukmu, maka hari ini aku akan menerima cambukan yg sama". 
Rasullullah menyuruh Bilal mengambil cambuk di rumah anaknya, Fatimah. Seluruh sahabat termasuk anak Rasulullah, geram dan marah, gigi mereka gemeretak menengok Ukasyah. Sambil menyebut Ukasyah tidak memiliki perasaan. 
Ketika mau mencambuk, Ukasyah berkata, dulu waktu kena Cambukanmu Ya Rasulullah, aku tidak menggunakan baju. Aku minta engkau juga membuka baju. 
Para sahabat meledak marah. Rasulullah dalam keadaan sakit dan demam tinggi, kini diminta lagi buka baju untuk dicambuk. 
Ukasyah pun berhadapan dengan Rasulullah dalam keadaan sakit dan tidak menggunakan baju. Rasulullah ikhlas menerima balasan cambukan. Sementara para sahabat begitu marah dan bersedia menggantikan Rasulullah untuk dicambuk. 
Tapi Rasulullah menyuruh mereka tenang dan duduk menyaksikan. 
Ukasyah lalu mengatakan, "ya Rasulullah Ampuni Aku, maafkan aku. Mana ada manusia yg tega menyakitimu. Aku melakukan ini, hanya karena ingin memelukmu, merapatkan tubuhku dengan tubuhmu yg muliah. Seumur hidupku aku ingin memelukmu namun belum kesampaian". 
"Aku tau tubuhmu tidak akan dimakan api neraka. Dan aku takut terbakar api neraka ya Rasulullah. Maafkan aku ya Rasululllah" 
Air mata jatuh membasahi tubuh Ukasyah yg sedang memeluk erat tubuh manusia muliah yg paling dicintainya. Semua sahabat ikut bergantian memeluk Rasulullah sambil menangis. 
Rasulullah mengatakan," wahai sahabat-sahabatku, jika kalian ingin melihat ahli surga, maka lihatlah Ukasyah... 
Sebuah mukjizat bisa menjadi umat Nabi Muhammad. Mendekatlah. Tidak peduli seberapa buruk hari-hari kemarin, betapa hitam jalan hidup yg dilalui. Safaat Rasulullah dan pegampunan Allah SWT, adalah hak kita. Ambil dan angkat derajatmu di dunia dan akhirat. 
Kita tidak tau seperti apa hidup kita besok. Apa masih bernafas. Kita tidak pernah tau. Tapi kita tau pasti siapa yg menentukannya, Allah. 
Mohon ampun Agar senantiasa dijaga dari segala niat kotor yang tidak diketahui. Dijauhkan dari semua kebusukan niat yang tidak mampu dihilangkan sendiri. 
Disadarkan dari segala kesalahan niat-niat sebelumnya.