لاَ تَحَاسَدُوا وَلاَ تَنَاجَشُوا وَلاَ تَبَاغَضُوا وَلاَ تَدَابَرُوا وَلاَ يَبِعْ بَعْضُكُمْ عَلَى بَيْعِ بَعْضٍ وَكُونُوا عِبَادَ اللَّهِ إِخْوَانًا. الْمُسْلِمُ أَخُو الْمُسْلِمِ لاَ يَظْلِمُهُ وَلاَ يَخْذُلُهُ وَلاَ يَحْقِرُهُ»
”Janganlah kalian saling mendengki, dan janganlah kalian saling memata-matai, dan janganlah kalian saling bertengkar (marah). Dan janganlah seseorang di antara kalian membeli barang yang sudah ditawar saudaranya yang lain. Jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara. Seorang Mukmin itu saudara bagi Mukmin yang lain. Ia tidak mendzaliminya, menghinanya, dan meremehkannya”.[HR. Muttafaq ’Alaihi]